Bicara soal masa depan anak, bukan semata-mata perihal akademis saja yang harus diperhatikan, melainkan ada banyak hal yang terkait dalam proses perkembangannya. Menentukan karier di masa depan merupakan salah satu di antaranya, namun sayangnya kerap luput dari perhatian.
Tak heran jika ketika anak harus menentukan jurusan sekolah, orangtua justru lebih berperan dan bersifat memaksakan kehendak ketimbang memberi arahan. Biasanya, tanpa disadari, orangtua akan menuntut anak mengambil profesi yang serupa dengannya.
Jika hal ini tidak sesuai dengan keinginan anak, alih-alih kesuksesan yang ingin dituai anak justru bisa gagal di tengah perjalanan akademisnya. Agar hal tersebut tidak terjadi, ada baiknya menyimak beberapa tips / cara memberi bekal untuk masa depan anak sebagai berikut:
1. Ketahuilah hal yang disukai anak, baik yang bersifat akademis maupun non akademis, mengingat tidak selamanya profesi anak di masa depan akan bersifat akademis.
Jika anak terlihat menonjol di satu bidang, tak ada salahnya untuk terus mengasah kemampuannya baik lewat kursus maupun pengembangan lainnya. Doronglah anak untuk mengikuti berbagai perlombaan yang diselenggarakan di sekolah maupun di luar sekolah untuk semakin menguji kemampuan diri dan anak pun makin tertantang. Dalam hal ini, tak ada salahnya menjalin komunikasi dengan guru untuk mengetahui perkembangan anak secara detil. Di sisi lain, hal ini pun bisa diasah sendiri di rumah dengan bimbingan orangtua. Sebagai contoh, jika anak senang dengan bidang sains, tak ada salahnya membuat percobaan-percobaan yang teorinya bisa didapatkan dari berbagai buku permainan sains.
2. Berilah bimbingan, bukan perintah.
Seiring dengan anak semakin beranjak dewasa, berilah pemahaman secara menyeluruh tentang sebuah profesi baik segi positif maupun negatifnya. Dengan demikian, anak pun bisa membuat pertimbangan dengan lebih baik. Namun sebelumnya, sebagai orangtua Anda pun harus mencari informasi dengan baik akan suatu profesi mengingat profesi yang satu dekade lalu belum terlalu diminati dan cerah, bisa saja di masa kini yang terjadi sebaliknya.
3. Perkenalkanlah anak dengan berbagai jenis profesi, sehingga wawasan anak lebih berkembang.
Di sisi lain, hal ini juga dapat memberi pilihan yang lebih banyak pada anak untuk menentukan karier yang tepat bagi masa depannya. Tidak ada yang tahu jika anak Anda pun berbakat untuk menjadi pebisnis, terlebih dewasa ini peluang untuk berbisnis semakin terbuka.
Source: Klasika, Kompas, 25 Februari 2008
Info ponsel, blackberry & gadget terbaru
RESEP MASAKAN INDONESIA
Aneka Resep lezat, silakan dicoba!














